Ghost Stories : Kesenduan di Tengah Keceriaan

Perjalanan untuk mempelajari cinta tanpa syarat


0
2 shares

Setelah genap delapan belas tahun berkarya, band beraliran alternative asal London ini melahirkan warna baru pada album keenamnya yang berjudul Ghost Stories.  Pasalnya, album ini keluar dua bulan setelah Chris Martin berpisah dengan Gwyneth Paltrow. Lantunan yang disuguhkan pun lebih lembut dan lambat bila dibandingkan dengan album sebelumnya. Selama ini Coldplay menyuguhkan lagu-lagu yang penuh keceriaan. Namun, kali ini lewat album Ghost Stories, yang berfokus pada kisah Chris Martin, ia menyampaikan hal yang sebaliknya. Perbedaan tersebut terasa begitu kontras sehingga menimbulkan rasa penasaran bagi para pendengarnya.

Sejak dirilis pada tanggal 16 Mei 2014 oleh Parlophone, album ini mudah menarik perhatian publik dan meraih kesuksesan. Di Amerika Serikat, album ini sempat menempati posisi puncak dalam Billboard 200 dengan jumlah 383.000 copies terjual selama seminggu serta telah terjual sebanyak lebih dari 3,7 juta copies di seluruh dunia pada tahun 2014.

Gagasan untuk menamakan album tersebut sebagai “Ghost Stories” muncul dari Chris Martin, Sang Vokalis, yang mana menggambarkan masa lalu dan akibatnya untuk masa yang akan datang. Chris berpendapat bahwa album itu juga merupakan perjalanan untuk mempelajari cinta tanpa syarat. Selain itu, cover dari album tersebut juga memperkuat maksud yang ingin disampaikan, yaitu berupa sepasang sayap yang di dalamnya terdapat gambar-gambar tertentu yang merupakan simbol dari masing-masing lagu. Dominasi warna biru tua pada album ini membuatnya menjadi terlihat lebih tenang bagaikan malam.

Beberapa lagu yang dirilis lebih awal adalah Magic, Midnight, dan A Sky Full of Stars. Midnight merupakan yang pertama kali dirilis. Dalam lantunan ini, suara Chris Martin terdengar seperti hantu dan distorsi, akan lebih terlihat ketika menyaksikan klip video lagu tersebut. Sebagian besar lagu bersifat melankolis, namun A Sky Full of Stars adalah satu-satunya yang berbeda. Hal ini sengaja dilakukan agar dalam suatu album tetap ada unsur yang mampu membangkitkan semangat dan kebahagiaan. Dalam pembuatan lagu tersebut, seorang DJ asal Swedia bernama Avicii turut ambil bagian. Lagu ini juga masih mengandung unsur dari album sebelumnya yang penuh kemeriahan, yaitu Mylo Xyloto. Lantunan True Love merupakan lagu tersedih dalam album ini. Adanya repetisi berperan sebagai kunci dalam Ghost Stories, seakan-akan setiap kalimat yang diulang terdengar seperti meminta dan berharap, serta menggambarkan suasana hati Chris Martin pada saat itu.

Sisi lain dari Coldplay patut menjadi perhatian para penggemarnya. Suasana baru yang dihadirkan mampu menimbulkan rasa ingin tahu akan apa yang ingin disampaikan oleh band tersebut. Melalui setiap lantunannya, Ghost Stories mampu menunjukkan adanya warna lain dibalik keceriaan Coldplay selama ini. Irama melankolis yang disuguhkan cocok untuk didengar pada malam hari dan dalam suasana yang sepi. Mungkin akan terasa bosan bila mendengarkan dalam 42 menit secara keseluruhan. Namun, hal ini tidak akan terasa bila pendengar memposisikan diri sebagai Sang Vokalis. Pemaknaan setiap kata dan emosi tertentu akan timbul dari awal hingga akhir, yang mana lagu terakhir memiliki durasi paling lama dan sebagai penutup, menggambarkan harapan dan pengampunan. 


Like it? Share with your friends!

0
2 shares
Dayaelah

Student at University Of Indonesia

Comments

comments

Choose A Format
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds